Nilai Tukar Rupiah Terhadap Dolar AS Hari Ini, Selasa 14 Desember 2021

  • by

Hari ini, rupiah masih akan bergerak fluktuatif cenderung menguat pada rentang Rp14.320 – Rp14.370.

Nilai tukar rupiah terhadap dolar AS diperkirakan melanjutkan penguatan pada perdagangan Selasa (14/12/2021).

Direktur TRFX Garuda Berjangka Ibrahim Assuaibi menjelaskan, rupiah masih akan bergerak fluktuatif cenderung menguat pada rentang Rp14.320 – Rp14.370.

Kemarin (13/12/2021), mata uang Garuda berhasil ditutup menguat karena pelaku pasar merespons positif pernyataan Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mengenai strategi vaksinasi menjadi kunci melawan penularan Omicron di dunia.

Adapun, WHO telah memasukkan Omicron ke dalam Variant of Concern atau VoC yang memiliki lebih banyak strain atau mutasi daripada varian yang sudah ada yakni Alpha, Beta dan Delta

“Selain itu, pasar juga menyambut Survei Pemantauan Harga (SPH) Bank Indonesia pada pekan kedua Desember 2021 yang memperkirakan inflasi 2021 mencapai 1,64 persen jika dibandingkan dengan tahun sebelumnya,” jelas Ibrahim dalam riset harian, dikutip Selasa (14/12/2021). 

Adapun perkembangan harga pada Desember 2021 tetap terkendali dan kemungkinan akan terjadi inflasi sebesar 0,34 persen jika dibandingkan dengan bulan sebelumnya (month-to-month/mtm). 

Di sisi lain, Kementerian Dalam Negeri menerbitkan peraturan teknis terkait dengan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) di Jawa-Bali hingga 3 Januari 2021. dalam aturan kali ini, DKI Jakarta kembali menerapkan PPKM level 1.

Dari eksternal, pelaku pasar mencermati pertemuan bank sentral di awal pekan ini termasuk dari Bank Sentral AS, Federal Reserve. Adapun, harga konsumen yang tinggi di AS diperkirakan bakal mendorong penguatan dolar AS walaupun virus Covid-19 belum lepas dari perhatian.

Ibrahim menjelaskan bahwa investor sekarang mengharapkan The Fed untuk memberi sinyal pengurangan pembelian aset yang lebih cepat pada pekan ini. Dengan demikian, waktu yang lebih awal untuk kenaikan suku bunga dapat diterka sehingga bakal memperbarui plot titik (dot plot) untuk tarif selama beberapa tahun ke depan.

Sumber Bisnis.com