Skip to content

Nilai Tukar Rupiah Terhadap Dolar AS Hari Ini, Senin 15 November 2021

  • by

Data neraca perdagangan RI diperkirakan masih mengalami surplus yang diharapkan berpengaruh positif terhadap laju rupiah.

Nilai tukar rupiah terhadap dolar AS pada hari ini akan dipengaruhi oleh data ekonomi domestik termasuk rilis data neraca perdagangan RI. 

Vice President of Economist Bank Permata Josua Pardede mengatakan, data neraca perdagangan RI diperkirakan masih mengalami surplus yang diharapkan berpengaruh positif terhadap laju rupiah. Adapun mata uang Garuda diperkirakan bergerak dalam rentang yang stabil Rp14.200-Rp14.300.

“Sementara dari luar negeri, data Amerika Serikat pada pekan ini tidak sebanyak di minggu lalu, yang dinantikan adalah penjualan ritel dan industrial production US. Lalu data terkait properti di AS,” jelas dia kepada Bisnis, Senin (15/11/2201).

Jika data-data ekonomi AS terbaru membaik, lanjutnya, maka hal tersebut bakal membuat dolar AS menguat sehingga menekan laju rupiah.

Sebelumnya Josua mengatakan, penguatan rupiah pada akhir pekan lalu mengambil momentum yang terjadi di Asia. Pasalnya tak hanya mata uang yang menguat, tapi mayoritas bursa acuan di kawasan Asia juga melaju positif pada hari ini.

“Stock market regional menguat, kecuali IHSG. overall kita lihat semalam dolarnya memang menguat, tapi di sesi Asia hari ini dolar AS kembali melemah,” jelas dia

Menurut Josua, selama rupiah stabil bergerak di Rp14.200-14.300, maka hal ini mencerminkan fundamental ekonomi yang baik. Selain itu, pengendalian kasus Covid-19 juga membantu penguatan rupiah.

Peningkatan sentimen di regional Asia juga disebabkan oleh sinyal dari pemerintah Tiongkok untuk meningkatkan usaha pencegahan krisis properti di hari sebelumnya. Tidak hanya itu, usaha dari Evergrande menghindari default di Kamis juga menopang sentimen bahwa ancaman krisis properti telah lewat.

“Sentimen risk-on tersebut kemudian masih terbawa hingga perdagangan Asia hari ini, dan mengoffset dampak dari tensi politik AS dan Rusia pada perdagangan AS tadi malam,” jelas Josua.

Sumber Bisnis.com

You cannot copy content of this page